Ternyata Begini Cara Gesut Sablon yang Benar

Teknik Gesut cocok untuk pemula

Anda tertarik untuk terjun ke dunia konveksi, khususnya sablon? Nah tentu saja hal teknis seperti gesut ini penting untuk diketahui. Teknik gesut yang benar tentu saja akan menghasilkan hasil sablonan dengan kualitas terbaik.

Nah seperti bagaimana cara gesut sablon yang benar akan kami bahas di bawah ini. Tidak hanya caranya saja, kami juga akan mengulas beberapa masalah dasar terkait gesut sablon. Mulai dari hasil sablon bleber, macet alias tidak mau keluar hingga bercak tinta yang membuat hasil sablon kurang rapi. Mari langsung saja kita simak informasinya di bawah ini.

Apa Itu Gesut Sablon?

gesut sablon agar hasilnya bagus

Familiar dengan istilah gesut sablon tapi belum faham betul apa artinya? Nah gesut adalah proses mencetak desain pada media kaos menggunakan tinta dan raker. Teknik inilah yang disebut dengan istilah gesut.

Tentu saja bukan perkara sepele, teknik gesut ini akan menentukan tingkat kerapihan sablon nantinya. Apakah hasil sablon tidak rata, berpori, bergerigi dan lainnya adalah tantangan para tukang sablon. Nah untuk teknik gesut ini sendiri ternyata mempunyai dua macam yakni gesut dorong dan gesut tarik.

Bagaimana Cara Gesut Sablon yang Benar?

tips gesut sablon


Ada beberapa faktor yang menyebabkan hasil sablon meluber, salah satunya adalah teknik gesut yang tidak maksimal. Agar lebih detail, berikut ini beberapa kasus yang menyebabkan kegagalan saat gesut sablon. Dari kasus berikut ini tentu saja Anda bisa mengambil kesimpulan bagaimana seharusnya gesut itu dilakukan, ya?

  1. Afdruk Sudah Bergerigi

    Afdruk sudah ada jigsaw atau gerigi dapat membuat hasil sablon kurang jelas. Terutama dari segi detail sablon itu sendiri. Jadi, pastikan Anda memperhatikan afdrukan yang mulai tipis jika ingin mendapatkan hasil sablon yang lebih detail dan bagus, ya?
  2. Tinta Sablon Terlalu Encer

    Tinta sablon menjadi alat yang juga sangat menentukan hasil sablon nantinya. Tidak cukup dengan menggunakan kualitas tinta yang bagus saja, Anda juga perlu memperhatikan tingkat kekentalannya. Tinta sablon yang terlalu encer akan membuat hasil sablon bintik – bintik bahkan meluber tak beraturan.

    Sedikit tips yang bisa Anda coba yakni gunakan raker jenis kotak. Hal ini supaya tinta yang keluar nantinya tidak terlalu banyak. Dan yang penting, atur saja kekuatan gesutan saat menyablon. Anda bisa menggunakan teknik gesut sedikit cepat jika menjumpai tinta yang cukup encer.
  3. Cukup Sekali Gesutan

    Bingung hasil gesutan ternyata kurang memuaskan? Mungkin teknik ini perlu Anda coba lakukan. Misalnya saja untuk menggesut sablon logo. Cukup gesut sekali saja dengan mantab sebanyak tiga kali naik. Teknik ini akan membuat tinta tidak terlalu menumpuk.

Gesut Dorong atau Gesut Tarik?

Bagaimana cara gesut sablon yang benar? Sebaiknya menggunakan teknik dorong atau tarik, ya? Nah sebenarnya Anda bisa menyesuaikan sendiri teknik atau metode gesut yang paling sesuai dengan kebutuhan. Untuk memudahkan, berikut ini kami ulas kelebihan dan kekurangan kedua cara gesut tersebut.

Kelebihan dan Kekurangan Gesut Dorong

Media yang digunakan untuk menggesut dengan cara ini yakni rakel kotak atau papak. Dengan menggunakan meja rel berbentuk kotak, maka hasil gesutannya akan menjadi lebih tipis. Ini tentu sangat cocok digunakan untuk sablon ruster, ya?

Yang perlu diingat, jika karet rakel semakin keras maka hasil gesutannya juga akan semakin tipis. Bahasan selanjutnya yakni soal teknik gesut dorong, apa yang menjadi kelebihannya? Yang paling mencolok yakni kadar letih yang lebih bisa diminimalisir dibandingkan menggesut dengan cara tarik. Anda bisa menggunakan kekuatan otot bahu serta dorongan dari gaya berat badan. Banyak yang mengatakan teknik ini benar – benar bisa dikatakan lebih hemat energi
Kelebihan dan Kekurangan Gesut Tarik

Teknik Gesut cocok untuk pemula

Berbeda dengan gesut dorong, untuk gesut tarik ini menggunakan raker lancip sebagai medianya. Namun ada juga beberapa tukang sablon yang tetap menggunakan rakel kotak untuk menggesut secara tarik. Teknik gesut ini bisa dibilang lebih melelahkan dibandingkan jika Anda menggesut secara dorong.

Hal tersebut karena gesut tarik berfokus pada kekuatan otot lengan saat menarik. Namun gesut tarik ini sangat cocok untuk pemula yang khawatir hasil sablon tidak rata. Teknik gesut tarik terbilang lebih mudah menutup area sablon secara merata.

Untuk Pemula, Lebih Baik Gesut Tarik atau Gesut Dorong

Gesut Sablon paling mudah

Masih bingung kira – kira teknik gesut mana yang paling sesuai untuk Anda? Sebenarnya di bagian atas sudah dibahas secara singkat perbedaan gesut dorong dan gesut tarik. Mulai dari kelebihan, kekurangan hingga urusan hasil gesutan.

Baik gesut dorong ataupun gesut tarik Anda bisa menghasilkan hasil gesutan yang berkualitas. Bisa dikatakan, teknik menggesut ini tidak serta menentukan kualitas hasilnya nanti, ya? Kecuali soal tingkat ketebalan hasil gesutan yang bisa dipengaruhi oleh seberapa kerasnya karet rakel.

Dan untuk pemula, sesuaikan saja teknik gesut yang paling nyaman dan sesuai kebutuhan. Misalnya untuk menghindari hasil sablon tidak rata, maka gunakan gesut tarik. Namun jika ingin lebih menghemat tenaga, maka gesut dorong bisa menjadi solusi terbaik. Terutama untuk Anda yang menggesut kaos dalam jumlah banyak.

Kami berikan gambaran lebih jelas mengenai perbandingan tenaga yang Anda butuhkan saat menggesut dorong atau tarik. Bayangkan saja ketika ada sebuah mobil yang mogok, kira – kira lebih menguras tenaga mana antara menariknya atau mendorongnya? Jawabannya tentu saja akan lebih hemat tenaga jika Anda mendorongnya, bukan? .

Screen Sablon Mampet Saat Gesut? Lakukan 4 Langkah Ini

solusi screen sablon justru mampet saat sedang melakukan gesut

Tentu ada saja kendala yang akan dihadapi oleh para tukang sablon. Mulai dari hasil sablon meluber, kurang rata dan banyak lainnya. Namun kendala tersebut sebenarnya bisa diantisipasi dengan cara mengatur jarak screen dengan kaos dan memahami teknik menggunakan rakel yang benar.

Nah bagaimana jika screen sablon justru mampet saat Anda sedang melakukan gesut? Berikut ini beberapa hal yang bisa Anda coba lakukan.

  1. Jika tinta sablon terlalu kental maka bukan hanya membuat Anda membutuhkan tenaga yang lebih besar saat menggesutnya. Resiko lainnya yakni dapat menyebabkan screen sablon macet. Nah solusinya yakni dengan mengatur tingkat kekentalan cairan tinta terlebih dahulu. Tambahkan pengencer jika memang dibutuhkan.
  2. Gunakan screen sablon yang sesuai dengan kebutuhan. Misalnya saja untuk membuat sablon gambar blok – blokan, maka jangan gunakan mesh kecil seperti t77 dan t99. Namun gunakan mesh yang lebih besar seperti t55 dan t61. Hal ini supaya aliran tinta yang keluar lebih besar dan resiko screen mampet bisa diminimalisir.
  3. Gunakan teknik Flood jika Anda menggunakan tinta sablon dengan jenis water base atau rubber. Seperti yang kita ketahui, tinta berbasis air ini bisa memicu lebih cepatnya proses pengeringan. Tentu saja cairan tinta yang terlalu cepat mengering pada proses gesut akan membuat screen sablon macet.
  4. Cek terlebih dahulu ada tidaknya kalium yang menutupi bagian screen sablon. Adanya kalium ini akan menyebabkan ada bagian screen yang tidak tertembus tinta. Untuk menghilangkan zat kalium ini Anda bisa menggunakan cotton bud atau kanebo dengan cara digosok.

Kesimpulan

Demikian ulasan mengenai cara gesut sablon yang benar. Terlepas apapun teknik yang Anda gunakan, tentu saja hasil gesutan satu orang dengan lainnya tidak akan sama. Seperti yang sudah dibahas di atas, teknik gesut bukan penentu utama yang menjamin hasil gesutan selalu bagus. Jadi, pilih saja teknik yang memang paling sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan Anda sendiri, ya?

Selamat mencoba menggesut sablon sendiri, ya? Semoga hasilnya memuaskan seperti ekspektasi Anda. Jika ada, bagikan tips gesut ala Anda sendiri di kolom komentar. Semoga membantu pembaca lainnya menemukan teknik sablon yang paling efektif untuk mereka.

Be the first to comment

Leave a Reply